Skip to main content

5 Sumber Penghasilan Musisi Non Artis (Musisi Tidak Terkenal)

Mereka yang memiliki passion dalam bidang musik, tentu sangat ingin menjalankan kegiatan sebagai musisi profesional.

Apalagi musisi yang 'kelas'nya seperti artis, tentu akan terkenal dan banyak uang lantaran kebanjiran job.


Lantas, bagaimana kalau si musisi tidak terkenal alias non artis? Bagaimana cara mereka menghasilkan uang?

Bagi anda yang 'berlabel' sebagai musisi non artis, jangan sekalipun berkecil hati.

Meskipun anda tidak dikenal secara luas (se-Indonesia), anda masih bisa menghasilkan pundi-pundi uang dari profesi anda tersebut.

Lantas, bagaimana caranya?

Langsung saja, berikut ini akan dipaparkan 5 cara menghasilkan uang bagi para musisi non artis, diantaranya:


sumber penghasilan musisi bukan artis musisi tidak terkenal
Sumber penghasilan musisi non artis / image via Pixabay



1. Menjadi pengisi acara wedding atau acara lainnya

Musisi identik dengan penghibur.

Mereka biasanya diundang di beberapa acara yang membutuhkan hiburan dalam bentuk musik.


Ada banyak acara yang biasanya diiringi dengan hiburan musik, contohnya seperti:

- Acara wedding (perkawinan)

- Kampanye politik

- Promosi produk

- Ulang tahun

- Mengisi live musik di cafe

dan masih banyak lagi.


Jadi, apabila anda bukan musisi yang terkenal se-Indonesia (non artis), setidaknya anda harus 'menancapkan kuku' di daerah tempat tinggal anda.

Ada banyak sumber penghasilan di kota anda yang bisa anda maksimalkan, yakni sebagai pengisi acara-acara yang sudah dipaparkan di atas.


Baca juga:



2. Menjadi arranser / pengisi musik lagu ciptaan orang lain

Sumber penghasilan musisi non artis lainnya adalah, sebagai sosok 'di balik layar'.

Salah satu contohnya adalah, sebagai arranser dan atau pengisi musik dari lagu ciptaan orang lain.


Biasanya ada banyak project-project music indie solo yang tak memiliki musisi sendiri, namun sudah membeli lagu ciptaan (atau menciptakan lagu sendiri).

Anda bisa menawarkan jasa anda sebagai arranser / pengisi musik dari project indie tersebut.

Jadi, anda akan dibayar per lagu atau per album (sesuai kesepakatan di awal) yang musiknya anda arransemen / isi.


3. Menjual lagu ciptaan sendiri

Khusus untuk poin ketiga ini, anda harus memiliki kemampuan dalam menciptakan lagu.

Apabila anda memenuhi syarat tersebut, segera ciptakan beberapa lagu sebagai portofolio sekaligus sebagai 'komoditas' anda sebagai songmaker.

Selanjutnya, rekam masing-masing lagu secara profesional (di studio rekaman) agar memberikan daya tarik tersendiri di mata calon pembeli (selain tentunya akan menambah nilai jual).


Terakhir, tawarkan lagu-lagu ciptaan anda kepada calon pembeli, seperti:

- Penyanyi / musisi lokal di kota anda

- Kirimkan sampel lagu ke label-label major

- Kirimkan sampel lagu ke manajemen lokal di kota anda

- Promosikan lagu anda via media sosial (grup-grup musisi lokal)

dan lain-lain.


Catatan: usahakan agar lagu yang anda ciptakan didaftarkan ke Kemenkumham guna mendapatkan HAKI (Hak cipta dan Kekayaan Intekektual). Untuk caranya, silahkan googling sendiri ya ;).


4. Menjadi guru di sekolah musik

Sumber penghasilan musisi non artis lainnya adalah, dengan menjadi guru / pengajar di sekolah musik.

Anda bisa melamar di sekolah musik yang ada di kota anda, dan mengambil spesialisasi yang sesuai keahlian anda.

Tunjukkan semua kelebihan anda, portofolio, prestasi (piagam), dan lain-lain yang mampu meyakinkan pihak sekolah musik tempat anda melamar kerja.

Apabila diterima, maka anda akan mendapatkan 'job tetap', dan hal itu juga menandakan kalau anda akan mendapatkan 'penghasilan tetap' (sebagai guru musik).


5. Menyewakan studio musik / studio rekaman

Poin kelima ini khusus bagi anda yang memiliki banyak modal untuk mendirikan studio musik dan atau studio rekaman.

Biasanya orang yang mendirikan studio musik / studio rekaman adalah mereka yang memiliki passion di bidang tersebut.

Bahkan banyak pula musisi yang memiliki studio musik / studio rekaman sendiri.


Dengan memiliki studio musik / studio rekaman sendiri, anda bisa mengerjakan proyek musik milik anda sendiri.

Selain itu, anda juga bisa menyewakan studio musik untuk musisi lain, dan anda juga bisa mengerjakan proyek musisi milik orang lain di studio rekaman milik anda.

Intinya, akan ada banyak pundi-pundi uang yang mengalir, apabila anda memiliki studio musik / studio rekaman sendiri.


Baca juga:



Pertanyaannya sekarang, manakah diantara 5 cara di atas yang cocok untuk anda?

Silahkan berikan jawaban anda di kolom komentar!



Baca Juga