Skip to main content

9 Larangan Puasa (Hal-Hal yang Membatalkan Puasa)

Selama menjalankan ibadah puasa, ada beberapa hal yang dilarang untuk dilakukan.

Apabila kamu melakukan larangan tersebut, maka bisa dipastikan kalau puasa kamu akan batal.


Tentunya larangan puasa itu tak hanya makan dan minum. Ada bebebapa hal lainnya yang dilarang untuk dilakukan selama bulan Ramadhan.

Apa sajakah itu?

Berikut ini paparannya!



berbagai macam larangan puasa di bulan ramadhan yang dihindari
Larangan selama berpuasa / image via Pixabay


Larangan dalam berpuasa

Langsung saja, berikut ini ada 9 larangan dalam berpuasa yang mungkin sedang kamu cari.

Info kali ini kami kutip dari laman situs Abiummi.com. Selengkapnya bisa kamu lihat di bawah ini:


1. Makan dan minum dengan sengaja di siang hari saat tengah menjalankan ibadah puasa. Apabila kamu melanggarnya, maka sudah pasti puasa kamu akan batal.

2. Melakukan hubungan badan di siang hari. Jika hal ini dilakukan, yang bersangkutan harus membayar denda atau kifarat. Denda atau kifarat yang harus dibayarkan bagi suami istri yang melakukan hubungan badan di siang hari adalah memerdekakan seorang budak. Jika tidak mampu, hal itu dapat diganti dengan puasa selama dua bulan berturut-turut. Jika hal itu tidak mampu juga dilakukan, maka yang bersangkutan diharuskan memberi makan enam puluh orang miskin. Jika tidak mampu juga, kifarat tersebut harus dilaksanakan sampai yang bersangkutan merasa mampu.

3. Memasukkan makanan ke dalam perut. Dalam hal ini adalah suntikan yang mengenyangkan (infus) dan tranfusi darah bagi orang yang sedang berpuasa.

4. Mengeluarkan mani dengan sengaja. Hal ini disebabkan sentuhan, ciuman, atau melakukan onani. Lain halnya kalau keluar mani karena sedang bermimpi tidak membatalkan puasa karena hal tersebut terjadi secara tidak sengaja.

5. Muntah dengan sengaja. Sebagai contoh, memasukkan benda ke dalam tenggorokan hingga menjadikan muntah. Hal itu tidak boleh dilakukan selama berpuasa dan bisa membatalkan puasa.

6. Keluarnya darah haid dan nifas. Haid merupakan peristiwa rutin yang dialami seorang perempuan. Demikian pula dengan nifas. Hal itu akan dialami seorang perempuan usai melahirkan. Seorang perempuan jika mengalami haid maupun nifas, ia dilarang untuk melaksanakan puasa. Meski begitu, yang bersangkutan wajib mengganti puasa di waktu yang lain.

7. Bersaksi palsu atau berbohong. Hal ini sesuai dengan hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam sahihnya dari Abi Hurairah bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Barang siapa yang tidak meninggalkan omongan dusta dan tidak pula meninggalkan perbuatan tercela dalam puasanya, tidak ada keperluan bagi Allah untuk dia meninggalkan makanan dan minumannya." (H.R. Bukhari, hadis ke 1.903)

8. Melakukan perbuatan yang sia-sia. Hal ini sesuai dengan hadis yang isinya, “Bukannya puasa itu hanya meninggalkan puasa dan minum. Hanyalah yang dinamakan puasa itu ialah mereka yang meninggalkan perbuatan sia- sia dan juga meninggalkan omongan keji. Jika ada yang mencerca engkau atau berbuat dengan perbuatan bodoh terhadapmu, katakanlah kepadanya, ‘Sesungguhnya aku dalam keadaan puasa.'” (H.R. Hakim dalam Mustadraknya jilid hlm. 430–431 dari Abi Hurairah)

9. Murtad atau keluar dari agama Islam. Perbuatan ini sudah pasti dilarang saat menjalankan ibadah puasa. Jika seseorang keluar dari agama Islam, dia tidak terkena kewajiban untuk menjalankan puasa. Namun, murtad merupakan dosa besar yang akan menghapuskan segala amal kebaikan.


Baca juga:



Itulah dia uraian tentang larangan puasa yang harus kamu hindari di bulan Ramadhan.

Semoga penjelasan di atas mudah dipahami, dan tentunya bisa kita hindari -- agar puasa kita tetap sah dan mendatangkan pahala yang banyak untuk kita. Amiin... (fa)


(Sumber: Abiummi.com)



Baca Juga