Skip to main content


Ulasan Seputar Fakta Ciri Virus Corona di Amerika Serikat


Virus corona yang telah menyebar ke seluruh dunia. Ciri virus corona yang menjangkit banyak masyarakat kini semakin mengkhawatirkan hingga banyaknya stigma yang muncul pada masyarakat. Amerika serikat merupakan negara dengan kasus Covid-19 paling tinggi yang telah menggeser China dengan total kasus positif mencapai 245.380 orang dengan kematian mencapai 6095 orang dan 10441 orang telah berhasil pulih dari Covid-19.




Spanyol negara paling tinggi kedua yang memiliki kasus mencapai 117710 orang dan angka kematian lebih tinggi dibandingkan Amerika Serikat sebanyak 10935 orang dan Spanyol menjadi negara yang mengalami peningkatan kasus terbanyak per hari dengan 5645 diperoleh kasus terbaru.

Italia merupakan negara ketiga yang memiliki kasus positif mencapai 115242 orang dan tingkat kematian paling tinggi dari 203 negara yang telah terjangkit, kematian telah mencapai 12915 orang dan 18278 pasien telah sembuh. Jerman dengan negara keempat tertinggi, kasus telah mencapai 85.063 orang dan setiap harinya ditemukan 269 orang positif dan jumlah kematian telah mencapai 1111 orang. Sedangkan negara yang pertama kali terjangkit virus corona berada dalam posisi kelima tertinggi dengan kasus mencapai 81620 orang dan kematian telah mencapai 3322 orang, pasien yang telah berhasil pulih memiliki jumlah paling banyak dibandingkan dengan negara lain yaitu 76 ribu orang pasien sembuh.

Kasus terbanyak berada di negara Amerika Serikat dengan fakta Presiden Trump tidak tegas dalam mengambil keputusan dalam rangka pencegahan, Trump telah mampu menyerang China dengan pernyataan yang memberikan ketegangan pada hubungan negara dan menyebutnya sebagai virus China. Hal ini menyebabkan negara bagian membuat aturannya sendiri dalam mencegah berbagai penularan virus sehingga tidak koordinasi dalam skala nasional. Presiden Trump juga tidak melakukan lockdown maupun kebijakan untuk menjaga jarak sebagaimana telah disarankan oleh WHO. Di Amerika Serikat belum ada kesiapan dalam menyediakan berbagai peralatan penting untuk pasien seperti tempat tidur, alat bantu pernapasan hingga masker dan industri fashion AS telah mengalihkan produksinya untuk masker serta perlengkapan untuk paramedis.

Fakta lainnya paramedis sebagai perawat dan dokter tidak memiliki banyak peralatan yang seharusnya dibutuhkan. Paramedis pun tidak dapat melindungi diri sendiri lebih maksimal sehingga keterbatasan peralatan perlindungan menyebabkan penularan lebih luas terjadi. Jumlah perawat dan dokter yang ada di AS dengan jumlah pasien mencapai ribuan membuat Gubernur New York meminta tambahan perawat dan dokter. Masyarakat AS juga belum sepenuhnya peduli dengan adanya pandemi corona dan masih terdapat hiburan dan sekolah yang masih belum ditutup.

Terutama saat ini banyak orang mengabaikan adanya virus dan ciri virus corona yang dianggap hanyalah penyakit biasa. Di awal bulan Maret, AS tidak memiliki banyak cukup alat uji dan AS telah melakukan uji coba dengan jumlah paling sedikit. Beberapa pakar kesehatan cukup kuatir dengan virus ini akan menyebar luas dan tidak terdeteksi pada komunitas Amerika Serikat dimana hanya sedikit tes yang telah dilakukan.


AS telah mengeluarkan pembatasan perjalanan dan warna asing selama 14 hari di China dan dilarang memasuki Amerika Serikat. Berdasarkan pernyataan dari WHO bahwa kasus virus ini telah banyak di konfirmasi. Saar ini banyak orang tidak menunjukkan ciri virus corona atau hanya untuk bentuk ringan karena belum dilaporkan dan tidak berakhir dengan kasus yang telah dikonfirmasi. Saat ini tebakan para ilmuwan mengenai kurangnya data adalah sekitar 1%.


Baca Juga