Skip to main content

Fakta Seputar Sinetron Preman Pensiun yang Tayang di RCTI


Image via Instagram @premanpensiun.mncp


Selebshop.com - Acara sinetron di RCTI kerap mendapatkan tempat di hati pemirsa. Selain sinetron Ikatan Cinta yang fenomenal, ada juga sinetron Preman Pensiun yang cukup digemari pemirsa.

Karena permintaan pemirsa, sinetron ini pun kembali tayang di RCTI. Tentunya hal ini bakal mengobati rasa kangen pemirsa dengan kisah Kang Bahar dan kawan-kawan.

Bicara tentang sinetron Preman Pensiun, ada beberapa fakta menarik yang wajib diketahui.

Apa sajakah itu?


Fakta-fakta seputar sinetron Preman Pensiun RCTI

Sinetron Preman Pensiun kembali ditayangkan ulang di RCTI, dengan pengulangan episode di season-season sebelumnya.

Awalnya sinetron bergenre komedi ini tayang di RCTI (2015), kemudian ditayangkan ulang di Global TV pada tahun 2017. Kemudian sempat juga ditayangkan ulang di OKTV pada April 2021. Dan kini, ditayangkan ulang di stasiun TV "asal" sinetron tersebut, yakni RCTI. Namun kali ini penayangannya agak siangan dikit dari sebelumnya yang petang hari.

Selain sinetronnya, Preman Pensiun juga dibuatkan serial FTV-nya, yaitu Preman Pensiun: Sang Juara. FTV ini ditayangkan pada Agustus 2015 silam. Kemudian ada juga FTV Preman Pensiun: Kesempatan Kedua yang tayang pada bulan Agustus 2020 yang lalu.

Yang terbaru, ada juga Preman Pensiun 5 yang tayang sejak April 2021. Program ini tayang bertepatan pada bulan Ramadhan, dan tayang di jam Sahur selama bulan Ramadhan.


Sinopsis singkat sinetron Preman Pensiun RCTI

Kisah ini berawal dari tokoh Bahar yang hanyalah preman biasa, namun menguasai wilayah yang cukup luas. Ia menjadi bekingan para pedagang kaki lima, menguasai sebuah pasar, dan terminal.

Awalnya Bahar dan temannya Bagja merantau dari Garut ke Bandung pada tahun 1972. Hal itu ia lakukan agar bisa merubah nasib keluarganya di kampung yang teramat miskin.

Di Kota Bandung, Bahar yang kala itu masih remaja mencari nafkah dengan berjualan tahu, leupeut, dan telur asin di area terminal.

Dengan penghasilan yang pas-pasan, Bahar malah harus membayar pajak kepada preman setempat. Hal itu malah menginspirasi, kalau dia juga bisa menjadi preman seperti mereka.

Memiliki kemampuan beladiri sejak di kampung, menjadi modal untuk Bahar -- agar bisa memasuki jaringan premanisme di Ibukota Jawa Barat itu. Awalnya sebagai bawahan, lama kelamaan Bahar pun mencapai puncak kekuasaan sebagai seorang Preman.

Sepuluh tahun pertama, Bahar hanya menjadi bagian dari kekuasaan sebuah jaringan premanisme, dua puluh tahun selebihnya, Bahar adalah pemegang kekuasaan yang mencengkram jalanan, pasar dan terminal.

Btw, kisah di atas menceritakan masa lalu Bahar sebagai preman. Sedangkan kini ia sudah menjadi preman yang pensiun. Di sinetronnya sendiri menceritakan tentang masa kini Kang Bahar dan kawan-kawan yang sudah pensiun dari dunia premanisme.


Baca juga:

Fakta-fakta seputar Amanda Manopo


Nah itulah dia fakta-fakta seputar sinetron Preman Pensiun beserta sinopsis singkatnya.

Bagi kamu yang ingin menyaksikan sinetron ini, langsung saja nonton rcti online via aplikasi streaming seperti Vidio.com.

Dengan begitu, kamu tak memerlukan televisi -- hanya butuh HP dan koneksi internet untuk menyaksikan sinetron favoritmu itu. (af)


Baca Juga
> Jasa publikasi di media nasional populer cuma Rp100.000,-
> Jual 100 followers Instagram dan TikTok cuma Rp7.000,-