Skip to main content

Bukti Keberadaan Vampir Yang Bikin Kamu Merinding

Banyak orang yang menganggap keberadaan vampir hanyalah mitos alias takhayul. Namun, setelah membaca beberapa fakta di bawah ini, dijamin kamu akan berfikir 2 kali untuk mengatakan kalau vampir hanyalah mitos.

Berikut ini akan kami beberkan mengenai bukti keberadaan vampir yang bikin kamu merinding.

Seperti apakah?

bukti keberadaan vampir yang bikin merinding
Vampire


Sebelum kami jelaskan mengenai bukti keberadaan vampir, ada baiknya agar kita mengetahui apa itu vampir dan bagaimana seluk-beluk kisahnya.

Vampir adalah tokoh dalam mitologi dan legenda yang hidup dengan memakan intisari kehidupan (biasanya dalam bentuk darah) dari makhluk hidup lain. Meskipun kepercayaan terhadap setan penghisap darah sudah ada dalam berbagai budaya sejak zaman kuno, istilah vampir sendiri baru populer pada awal abad ke-18 setelah masuknya legenda vampir ke Eropa Barat dari daerah Balkan dan Eropa Timur. Di daerah-daerah tersebut konon terdapat juga legenda mengenai makhluk- makhluk lain seperti vampir, misalnya vrykolakas di Yunani dan strigoi di Rumania. 2 legenda tersebut turut memperkuat kepercayaan orang-orang akan keberadaan vampir.

Vampir dalam legenda Balkan dan Eropa Timur memiliki penampilan yang beragam, mulai dari makhluk mirip manusia sampai mayat hidup. Sedangkan di Eropa Barat, sosok vampir digambarkan sebagai makhluk yang berpenampilan rapi dan mewah. 

Kisah vampir pada umumnya diceritakan keluar dari makamnya pada malam hari untuk menggigit orang-orang dengan taringnya yang panjang dengan tujuan mengisap darah mereka. Darah makhluk hidup merupakan sumber 'makanan utama' dari vampir.  Adapun orban yang digigitnya biasanya akan berubah menjadi vampir juga.

Menurut beberapa mitos, vampir diceritakan tak tampak di cermin, karena mereka tidak memiliki jiwa. Dalam cerita fiksi modern, vampir bisa menjelma menjadi kelelawar, serigala, bahkan gumpalan gas, dan harus menjauhkan diri dari sinar matahari karena bisa terbakar. Namun di dalam versi vampir Twilight, vampir tak boleh terkena cahaya matahari lantaran tubuhnya akan terlihat berkilauan seperti berlian.

Cara mengenali vampir

Banyak ritual yang dilakukan untuk mengidentifikasi seorang vampir. Salah satu cara mencari kuburan vampir adalah, dengan menggunakan anak perawan yang menunggangi kuda perawan dan mereka diminta untuk berjalan di pemakaman. Menurut kepercayaan, kuda tersebut akan menolak melewati makam vampir. Dari situlah akan diketahui yang mana makam vampir dan yang mana yang bukan. Umumnya kuda yang dipakai untuk menjalankan 'misi' ini adalah kuda hitam (kecuali di Albania yang 'mendeteksi' keberadaan vampir menggunakan kuda putih). Adapun mayat yang dicurigai sebagai vampir biasanya digambarkan memiliki penampilan yang lebih bagus dari yang seharusnya dan tidak menampakkan tanda- tanda pembusukkan.

Bukti bahwa seorang vampir aktif di suatu daerah ditandai dengan seringnya terjadi kematian ternak, domba, sanak keluarga atau tetangga tanpa sebab yang jelas. Vampir dalam cerita rakyat juga terkadang 'iseng' melempar batu ke atap rumah, memindahkan barang- barang, dan memberi mimpi buruk dalam tidur seseorang.

Cerita mengenai makhluk supernatural yang memakan darah dan daging manusia sebenarnya ada di hampir semua kebudayaan di seluruh dunia selama berabad-abad lamanya.

Pada masa kuno sebelum ada istilah vampir, makhluk yang meminum darah dianggap sebagai setan atau iblis.

1. Di India ada cerita mengenai vetala, setan kubur yang tinggal di dalam tubuh mayat -- dan pishacha, roh orang jahat atau orang gila juga memiliki ciri-ciri mirip vampir. Kemudian Dewi India Kali, dengan taring dan kalung tengkorak, yang dihubungkan dengan kegiatan minum darah.

2. Di Mesir kuno, dewi Sekhmet juga diceritakan meminum darah makhluk hidup.

3. Bangsa Persia adalah salah satu bangsa pertama yang menceritakan mengenai setan penghisap darah. Ditemukan gambar-gambar makhluk yang mencoba menghisap darah manusia pada pecahan-pecahan tembikar Persia kuno.

4. Babylonia dan Assyria kuno memiliki cerita tentang makhluk supranatural bernama Lilitu.

5. Yunani dan Romawi kuno menceritakan tentang Empusa, Lamia, dan Striga. Empusa adalah anak dewi Hekate yang digambarkan sebagai setan penghisap darah pria. Lamia adalah monster yang menghisap darah anak-anak. Dan Striga adalah makhluk yang memangsa anak-anak dan pria muda.

Dalam fiksi modern, vampir digambarkan sebagai makhluk jahat yang sopan dan kharismatik. Makhluk ini digambarkan sebagai bangsawan dengan gaya busana yang agak kuno dan memiliki kulit yang pucat. Wajah mereka tak pernah terlihat tua meskipun beratus-ratus tahun hidup. Dan mereka hidup membaur dengan manusia tanpa diketahui identitas yang sesungguhnya.


Bukti keberadaan vampir

Ini yang ditunggu-tunggu sejak tadi, yaitu mengenai bukti keberadaan vampir. Cerita ini tidaklah mengada-ngada karena kami lansir dari berbagai sumber terpercaya yang ada di luar negeri. 

Berikut ini beberapa bukti dari keberadaan sosok vampir.

1. Ada beberapa penampakan vampir yang dilaporkan pernah terjadi di beberapa wilayah. Beberapa kelompok pemburu vampir bahkan masih ada, meskipun kebanyakan dibentuk untuk tujuan pergaulan.

2. Ada klaim mengenai serangan vampir di Malawi pada akhir tahun 2002 dan awal 2003. Ketika itu, segerombolan orang membunuh satu orang serta melukai setidaknya empat lainnya (termasuk Gubernur Eric Chiwaya) atas dugaan bahwa pemerintah bekerjasama dengan vampir.

3. Pada awal tahun 1970 pers lokal menyebar rumor adanya vampir yang menghantui Pemakaman Highgate di London. Banyak pemburu amatir yang datang ke tempat itu dan mecoba memburu vampir tersebut. Kemudian banyak muncul buku tentang kasus itu, salah satunya ditulis oleh Sean Manchester, salah seorang penduduk lokal. Dia adalah salah satu yang
pertama kali menyatakan keberadaan "Vampir Highgate" dan dia mengaku telah mengusir para vampir serta menghancurkan sarang vampir di area tersebut.

4. Pada Januari 2005, ada rumor yang berkembang tentang beberapa orang yang digigit di Birmingham, Inggris. Hal tersebut menimbulkan ketakutan adanya vampir yang berkeliaran.


Teori yang membantah keberadaan vampir

Pada tahun 2006, seorang profesor Fisika di University of Central Florida menulis sebuah makalah ilmiah yang menyatakan bahwa secara matematis vampir tidak mungkin nyata berdasarkan deret ukur. Menurutnya, jika benar vampir pertama muncul pada tanggal 1 Januari 1600, dan menggigit satu orang dalam sebulan, dan setiap korban berubah menjadi vampir, maka dalam waktu dua setengah tahun, seluruh populasi manusia akan menjadi vampir.

Kemudian banyak cendekiawan lainnya yang menyangkal akan keberadaan vampir. Mereka mengklaim bahwa yang terjadi adalah penguburan prematur (orang yang divonis mati padahal belum), dan juga penguburan orang yang terkena rabies. 

Meski banyak teori logis yang menyangkal akan keberadaan vampir, kepercayaan vampir ternyata tetap meningkat. Dom Augustine Calmet, teolog dan cendekiawan Perancis yang dihormati, pada tahun 1746 membuat risalah yang komprehensif mengenai keberadaan vampir. Dalam risalah tersebut, Calmet memperlihatkan banyak laporan insiden tentang vampir. Risalah tersebut dikritik oleh Voltaire -- tetapi Calmet justru mendapat banyak dukungan dari para demonolog (ahli setan). Para pembacanya berkesimpulan bahwa risalah tersebut merupakan klaim Calmet bahwa vampir adalah nyata.

Meskipun simpang siur, rupanya bukti dan klaim keberadaan vampir memang benar-benar ada. Semua tergantung kalian, mau percaya atau tidak. (fa)
Baca Juga
> Jual eBook bisnis online kekinian Rp25.000, bisa bayar via pulsa [LIHAT]