--> Skip to main content


3 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Menjadi Penulis Terkenal

Menjadi penulis terkenal adalag salah satu cita-cita yang diidamkan banyak orang. Kebanyakan dari mereka terinspirasi akan kesuksesan penulis-penulis kenamaan seperti Dewi Lestari, Raditya Dika, Asma Nadia, dan masih banyak lagi.

Bagi kamu yang bercita-cita ingin menjadi penulis terkenal, kamu harus tahu 'tahapan-tahapan' yang harus kamu lalui. Di sini akan kami jelaskan mengenai 3 hal yang harus kamu perhatikan sebelum benar-benar menjadi penulis terkenal.

Apa saja 3 hal yang dimaksud?

Langsung saja, ini dia 3 tahapan yang harus dilalui sebelum menjadi penulis terkenal, antara lain:


cara menjadi penulis terkenal
©Menjadi penulis terkenal




1. Menciptakan karya

Karya ataupun konten (berupa tulisan) merupakan 'senjata utama' seorang penulis. Inilah yang paling penting dan harus difokuskan sebelum menjadi penulis terkenal, karena faktor-faktor lain seperti tampang, postur tubuh dan suara bukanlah hal penting untuk seorang penulis.

Untuk itu, sebagai penulis -- kamu harus mempersiapkan tulisan yang orisinil, berkualitas, anti mainstream, dan hindarilah hal-hal yang klise. Jangan lupa juga untuk mempersiapkan 'pondasi' tulisan, berupa struktur 3 babak:

- perkenalan
- konflik
- penyelesaian.

Itulah yang utama dalam tulisan yang akan kamu buat!


2. Cara dan proses terbit

Setelah karyamu selesai, segera lakukan berbagai cara agar tulisanmu bisa terbit. Ada 2 cara yang bisa dilakukan, yaitu:

- mengajukan naskah ke penerbit mayor
- menerbitkan sendiri dengan modal sendiri (self publishing).

Untuk cara yang pertama sangatlah berat, karena penerbit sangat selektif dalam menentukan naskah yang akan terbit. Jadi, cara kedua sangat dianjurkan -- terutama bagi mereka yang memiliki banyak modal.

Jangan lupa juga -- ada beberapa proses yang harus dilakukan sebelum naskah diterbitkan, meliputi:

- revisi dan koreksi
- desain kaver
- desain layout
- finishing
- cetak novel.

Bagi yang menerbitkan lewat penerbit major, semua proses di atas akan dibantu oleh pihak penerbit. Namun bagi mereka yang memilih self publishing, maka semuanya dilakukan sendiri (atau membayar orang lain).


3. Penjualan dan promosi

Apalah artinya novel yang terbit, kalau penjualannya buruk?

Untuk itulah diperlukan strategi penjualan yang bagus, disertai promosi yang inovatif, masiv dan disertai riset.

Untuk penjualan, biasanya akan bekerja sama dengan pihak ketiga, yaitu toko buku (online atau offline).

Sedangkan untuk promosi, ada banyak cara yang bisa dilakukan, misalnya:

- melalui media online (media sosial, media chatting, blog, dan lain-lain)
- sering mengadakan kuis berhadiah
- berikan diskon
- berikan edisi khusus bertanda tangan author
dan lain sebagainya.


Tambahan

Sebagai tambahan, apabila penjualan novel kamu bagus -- bukan tidak mungkin ada produser yang berminat untuk membuat film adaptasi dari novel kamu. Selain itu, apabila kamu sudah memiliki banyak fans, maka mereka akan menantikan karya-karyamu selanjutnya -- baik itu sequel dari novel yang sudah ada -- ataupun novel dengan cerita yang baru.


Baca juga:



Itulah dia 3 hal yang harus kamu perhatikan sebelum kamu menjadi penulis terkenal. Ingat, menjadi penulis terkenal itu bukanlah perkara yang instan. Diperlukan proses yang panjang, melelahkan, dan penuh perjuangan -- agar kamu benar-benar bisa menjadi penulis terkenal.

Semoga bermanfaat! (af)



Baca Juga