Skip to main content

Bagaimana Cara Menjadi Artis Drama Korea (K-Drama)? Apakah Orang Indonesia Juga Bisa?

K-Drama atau drama Korea menjadi salah satu tontonan yang cukup diminati masyarakat, tak terkecuali oleh orang-orang Indonesia.

Hal itu dikarenakan konsep K-Drama yang biasanya memiliki episode yang tidak cukup lama, dan memiliki ending cerita yang cukup bagus.

Ini tentu jauh berbeda dengan sinetron Indonesia yang jumlah episodenya tidak diketahui sejak awal. Hal itu dikarenakan jumlah episode sinetron Indonesia sangat bergantung pada rating. Jika ratingnya bagus -- maka umur sinetron akan lama, sebaliknya jika ratingnya buruk -- maka sinetron tersebut akan hilang dari peredaran (tanpa adanya ending yang jelas).

Bicara soal K-Drama, meskipun kamu bukan orang asli Korea -- peluang untuk menjadi artis drama Korea juga terbuka untuk masyarakat internasional. Dan sebagai pecinta drama Korea, tentu kamu memiliki cita-cita menjadi pemain drama Korea, bukan?

Lantas, bagaimana cara menjadi artis drama Korea, bagi kita yang bukan orang asli Korea?

Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!


tutorial cara menjadi artis drama korea k-drama bagi orang indonesia
Salah satu bangunan yang ada di Korea


Cara menjadi artis drama Korea (K-Drama)

Ada satu pertanyaan yang sering muncul, dapatkah orang Indonesia menjadi pemain drama Korea?

Jawabannya adalah YA, dan contohnya memang ADA.

Dia adalah sosok wanita bernama Yannie Kim, yang merupakan seorang WNI -- namun saat ini menetap di Korea. Ia sendiri pernah bermain di salah satu drama populer Korea yang berjudul "Yong Pal".

Yannie pun membagikan ilmu pengetahuan bagaimana cara menjadi artis drama Korea. Melalui akun Instagramnya @yannie_kim, Yannie menuliskan tentang tata cara join di drama Korea dengan panjang-lebar.

Berikut ini isi dari postingan dari Yannie Lim tersebut:


"Selama pengalaman dan pengetahuan aku di sini, untuk mengikuti audisi (film atau drama korea) yang aku sebutkan di atas ada beberapa cara:


1. Melalui management artis

Di mana berbagai macam jenis audisi akan diberitakan oleh management ke kita dan jadwal serta keperluan akan diatur oleh management. Pihak management juga tidak akan begitu saja memberikan kesempatan audisi itu bila karakter atau imej atau kemampuan tidak sesuai dengan kita. Mereka hanya akan berikan jenis audisi yang sesuai dengan kemampuan apa yang kita miliki.

Di bawah naungan management pun tidak menjamin kita 100 persen lulus dalam audisi. Itu tergantung dengan kemampuan kita dan keberuntungan kita sendiri (artis tenar di sini juga wajib mengikuti audisi untuk peran-peran yang bagus dan tidak sedikit artis yang gagal juga untuk mendapatkan peran yang mereka mau).

Biasanya bila kita ingin ikut di bawah naungan management kita terikat kontrak 5 tahun dengan pembagian keuntungan sesuai perjanjian.


2. Sistem Freelance (seperti aku)

Dengan cara ini pun bisa mengikuti audisi apa saja tapi cara seperti aku nggak mudah mendapatkan kabar tentang berbagai audisi yang sedang diadakan bila kita tidak memiliki banyak koneksi atau kenalan di bidangnya seperti foreigner audition agency, produser, penulis script, orang-orang yang bekerja broadcasting dll.

Sistem freelancer kayak aku harus pintar bersosialisasi dan pantang berlagak sombong walaupun kita sudah banyak pengalaman (artis kelas kakap di sini juga selalu menundukkan kepala tanda hormat kepada mereka yang bergelut di bidang perfilman atau broadcasting). Tidak sedikit pula dari mereka yang memberi salam duluan kepada staff walaupun staff itu staff bagian kasar, karena sekali kita punya imej jelek akan berdampak berkurangnya kerjaan kita.


3. Melalui info internet

Cara ini paling praktis tapi kemungkinan lolos sangat susah bila tidak memiliki pengalaman sama sekali.


Dari ke-3 cara mengikuti audisi yang aku ceritakan sebelumnya, ada persamaan yang harus dilakukan sebelum mengikuti audisi tersebut, yaitu:

1. Mengirim profil diri. Profile itu harus bersifat simple dan padat dan biasanya berbentuk file PPT including photo diri depan, samping, seluruh badan. Basic Biodata diri dan yang terpenting adalah deretan data pengalaman sesuai bidangnya. Misalnya pernah main di drama apa, berperan sebagai apa dan cantumkan alamat link drama pada saat peran kita tayang untuk bukti dan memudahkan mengechecknya. Begitu juga pengalaman iklan, talk show dll. Dan bila ada, cantumkan juga bila kita kita pernah masuk pemberitaan di internet korea-korea. Lebih bagus bila kita sudah ada information character di www.naver.com atau www.hanmail.net itu menunjukkan sedikitnya kita sudah memiliki nama walaupun belum tenar banget. Setidaknya kita pernah menjadi incaran berita wartawan korea.

2. Setelah lolos penyisihan profile maka pihak penyelenggara akan menghubungi kita baik melalui management atau langsung ke perorangan.

3. Lalu kita baru akan diberi kesempatan mengikuti audisi. Audisi untuk film atau drama-drama yang berkualitas apalagi bila diperanin artis yang cukup punya nama biasanya babak 1 sampai babak 3. Kalau lolos semuanya yang terakhir adalah..

4. Camera test (sesuaikan wajah dan perawakan kita dengan karakter peran yang dibutuhkan) kalau tidak pas walau akting kita bagus ada kemungkinan kita gagal lagi.

5. Bila lolos test cameranya, maka kita akan difoto kembali, depan, samping dan seluruh badan untuk menyesuaikan make up dan pakaian (ini wajib).

6. Kontrak pembayaran

7. Tunggu komando schedule shooting dan script."


Baca juga:

Cara mudah menjadi artis Tik Tok


Nah, itulah dia pembahasan panjang-lebar tentang cara menjadi artis drama Korea atau K-Drama. Penjelasan di atas langsung dari orang Indonesia yang memang terjun di dunia tersebut, jadi tak perlu diragukan lagi tips-tips yang sudah dipaparkan di atas.

Uraian di atas juga sekaligus menjawab pertanyaan, "apakah orang Indonesia bisa menjadi pemain drama Korea?"

Dan jawabannya tentu saja BISA. (fa)


Baca Juga
Promosikan karyamu (gratis)