Skip to main content

Respon Pihak LINE Pasca Protes Beredarnya Stiker LGBT

Mendapatkan banyaknya protes dari penggunanya terkait LGBT, aplikasi messaging LINE kemudian memberikan respon cepat.

Seperti apakah respon LINE pasca protes beredarnya stiker berbau LGBT di aplikasi tersebut?


respon pihak line pasca beredarnya stiker lgbt
©LINE


Kontroversi LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) tengah hangat-hangatnya di Indonesia. Hal ini cukup menarik perhatian sejumlah pihak, termasuk Kyai kondang asal Jawa Barat Aa Gym.

Aa Gym menemukan adanya stiker-stiker berbau LGBT di aplikasi chatting LINE. Alhasil, beliau pun mengatakan akan stop memakai aplikasi tersebut.

Menanggapi banyaknya protes terkait hal tersebut, pihak LINE pun memberikan respon cepat. Mereka kemudian mengubah berbagai kebijakan dan mengikuti kemauan pengguna dari Indonesia.

Semua terangkum dalam berita yang dilansir dari laman detikINET berikut ini!



LINE Mulai Menarik Seluruh Sticker Berbau LGBT dari Indonesia

LINE Indonesia langsung merespons laporan yang memprotes stiker bertema Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) di Sticker Shop-nya. LINE berjanji akan segera menarik stiker-stiker tersebut.

"LINE menghargai sekali semua masukan dari para pengguna dan pihak-pihak terkait mengenai fitur dan produk kami dan kami sadar betul betapa sensitifnya isu LGBT di Indonesia," kata Head of Public Relations Line Indonesia Teddy Arifianto kepada detikINET, Rabu (10/2/2016).

Dijelaskan Teddy, LINE berpegang pada acuan global untuk melakukan penyaringan terhadap konten-konten yang sensitif dari perspektif budaya lokal. 

"Kami berkomitmen untuk memastikan LINE sebagai aplikasi di mana semua orang dapat menikmati dan menggunakannya dengan nyaman. Saat ini kami sedang berupaya melakukan koordinasi untuk menyelesaikan masalah ini dan menarik seluruh stiker LGBT dari pasar Indonesia," sebut Teddy.

Penarikan stiker dilakukan mulai hari ini, Rabu (10/2/2016) dan ditargetkan di pekan ini pula sudah selesai. Dikatakan Teddy, para desainer stiker yang karyanya ditarik pun sudah diberikan pemahaman dan mereka menyerahkan sepenuhnya pada kebijakan LINE.

Laporan ini juga menjadi pembelajaran bagi LINE Indonesia agar lebih bijaksana melihat kearifan lokal.

"LINE sebagai global company bersikap netral, non discrimination. Tapi hal-hal seperti ini di Indonesia punya kearifan lokal yang harus kita perhatikan juga," tutupnya.


Kabar ini tentunya melegakan bagi masyarakat Indonesia yang anti terhadap berkembangnya kaum LGBT di tanah air. Dan bagi yang sudah terlanjur menghapus aplikasi LINE, anda sudah bisa menginstalnya kembali. Apabila ditemukan hal yang serupa, anda bisa melaporkannya ke pihak LINE -- agar bisa ditindaklanjuti oleh mereka.

Bagaimana pendapatmu mengenai respon cepat dari LINE ini? (fa)

Baca Juga
Promosikan karyamu (gratis)